Review: The Holiday

 

Category: Movies
Genre: Romance
Baru saja menyelesaikan menonton film The Holiday malam ini. Kudos untuk Bayu yang menyarankan teman saya Veronica untuk menonton film ini. Selalu seru menyaksikan Jude Law, Cameron Diaz, Kate Winslet, dan bahkan Jack Black beradu akting dalam film drama romantis ini. 

Plot cerita tak akan saya ceritakan karena mungkin akan dikategorikan sebagai spoiler. Jadi saya menilai dari aspek akting, setting, plot serta moral story yang disampaikan.

Akting
Oh, come on, siapa yang meragukan nama-nama yang saya sebutkan tadi. Dari keempat aktor tersebut, semua berakting cukup imbang. Kate Winslet tampil sebagai British asli yang tentunya tak mengalami masalah dalam ber-accent British. Cameron Diaz menurut saya mengalami peningkatan dalam pendalaman peran. Terutama dalam tiap ekspresinya ketika stress terhadap pekerjaannya, pertama kali bertemu Graham (Jude Law), bagaimana terlihat ungkapan rasa cinta yang tulus dari seorang yang mengaku tak pernah mencinta dan menangis selama 15 tahun, kemudian ketika Amanda (Cameron Diaz) bertemu dengan anak-anak Graham, Cameron tampi apik. Jack Black adalah least person yang saya harap tampil dalam drama romantis seperti ini. Terutama setelah beberapa perannya dalam film komedi seperti School of Rock yang membuat image saya terhadapnya adalah hanya seorang pecundang. Sorry to say that Jack, tetapi dalam film ini, Anda tampil baik sekali, tak terlihat konyol sedikitpun, Anda berakting seperti Pria. Tapi hanya Jude Law yang tampil sedikit exceptional. Dengan accent British dan ekspresinya dalam tiap-tiap situasi, membuat film ini semakin menarik disimak. Bagaimana dia mengungkapkan bahwa dia mencintai Amanda, bagaimana ekspresi tangisannya, semua ditampilkan dengan baik.

Setting
Mengambil tempat di LA untuk setting latar belakang kehidupan Amanda dan sebuah rural area di Inggris bernama Surrey untuk latar belakang kehidupan Graham. Saya sudah bosan suasana film dengan latar belakang LA. Tapi sebuah di setting Surrey ini seperti menemukan kesegaran baru. Pergantian musim di sana menjadi aliran suasana tersendiri yang mendukung emosi drama film ini.

Plot
Alur cerita sungguh menarik. Diawali dengan home exchange antara Amanda yang tinggal di LA dan Iris (Kate Winslet) yang tinggal di Surrey. Niat awal Amanda adalah liburan dan menghindari pekerjaannya yang mulai mengganggu kehidupannya. Dari sinilah terjadi percikan-percikan emosi dalam hubungan baru yang dialami oleh Amanda maupun Iris. Masing-masing pelaku home exchange nantinya akan dihadapkan pada suasana baru, perubahan lingkungan yang memaksa mereka beradaptasi dan tentunya orang-orang baru yang menarik perhatian. Sangat menarik!

Moral Story
Selain mengajarkan bagaimana mencium pasangan dengan baik film ini juga menceritakan bagaimana mencintai pasangan secara absolut dan ikhlas, tanpa embel-embel persyaratan yang membatasi. Cinta dapat muncul dari kesedihan yang teramat, asalkan kita menyikapinya kesedihan tersebut dengan cerdas dan baik. Kembali lagi pada kepercayaan masing-masing, saya percaya bahwa Allah telah mempersiapkan yang terbaik untuk kita. Bagi Amanda, Iris, Graham, dan Miles, hal inilah yang terjadi pada diri mereka. 

Score: 5 stars
Untuk moral story tentang bagaimana berprilaku mencinta dan dicintai dengan baik, bahkan sedikit naif. Bagaimana menerima seseorang yang kita cintai secara utuh, menerima the whole package.

Spoiler: Happy ending!

 

4 comments

  1. Wah, ferdy jadi mellow😀
    Btw, gambarnya tuh di-resize dulu mas..😛

  2. @amir: ya mau gimana lagi mir, temen gue juga nonton jadi ikut2an nonton lah hehehehe. tapi bagus mir. resize? makanya pake laptop yang widescreen mas, hehehehe, minta beliin ama juragan BI tuh😛

  3. talkwithme · · Reply

    stuju, film ini emang worth to watch.. 2 jam lebih jadi gak kerasa, walaupun untuk ukuran drama durasinya kepanjangan. kalo film daram, mnurut saya emang bagusan kluaran Inggris, kalo Holywood alurnya mudah ketebak🙂

  4. @talkwithme: memang sedikit kepanjangan mas, mungkin butuh waktu untuk menyelesaikan drama-nya. yang menarik dari drama romantis ala Perancis atau Inggris adalah ada beberapa tindakan dan/atau ucapan yang ‘tidak biasa’ yang romantis jika kita ucapkan, tidak seperti drama Hollywood yang plain-ekspresif. drama keluaran mereka (Inggris dan Perancis) lebih ekspresif-polite.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s